Senin, 28 November 2016

Memahami tentang Bid'ah


Pada suatu hari datang anak-anak muda dari masjid, mereka adalah kumpulan jamaah yasinan, bersilaturahmi ke rumah saya , karena ada sesuatu yang ingin di tanyakan, mereka menganggap aku adalah seorang ustd.
lau apa yang mereka tanyakan,
salah seorang bertanya kepada saya" kang saya mau bertanya?''
tanya apa?, kata saya.
kemarin saya ikut yasinan, ke rumah anu , terus si anu (tuan rumah )menegur , tentang perihal mengusap wajah setelah berdo'a, bilangnya bid'ah gimana tuh kang ,sya gk faham, dia bilang kalau mengikuti sesuatu yang tidak ada dalam hadis atau qur'annya itu bid'ah hukumnya haram.
anak muda tersebut sambil membawa buku yang isinya membahas tetang mengusap wajah , hal itu tidak pernah di ajarkan oleh rosul, sepintas saya berfikir( oh ini bukunya)
langsung saja saya memberikan komentar kepada jama'ah tersebut.
''begini anak-anak.
islam itu tidak sulit dan tidak mempersulit, islam itu agama yang asik dan menyenangkan, dan selalu memberikan jalan keluar terhadap umatya.
coba kalian fikirkan
apakah salah mengusap wajah setelah do'a, klw salah yah dimnanya wong gk rugi kok di slalhin, coba pikirin salah apa gak?
mereka jawab '' tidak''
nah klw kalian jawab tidak mengapa harus takut, sya hanya menjelaskan yang benar itu benar yang slah itu salah, kalau itu haram yah haram, lalu kenapa kita bingung.
memang sya akui sesuatu yang tidak di ajarkan oleh rosul itu bidah, tpi bidah yang gmna dulu, toh klw tidak menjelekan islam atau sifatnya menyesatkan itu baru finnar, lah wong . sahadatnya masih sama , sholatnya masih sama menghadap qiblat nabinya masih sama , kenapa kita bingung.
nah ssekarang saya tanya ''kalau nabi duklu naik mobil apa tidak?''
jawab mereka '' yah gak lah kang , jaman dulu kan blom maju kaya sekarang''
nah itu tau, kalau sekarang ada , gmana kalau kita anggap naik mobil itu hukumnya harap apa sesuai?' gmna menutrut kalian?
hmmmm, haha. binging juga kang jawabnya,
nah maka dari itu kalian harus memahami secara menyeluruh, yang pada intinya, sesuatu yang baik gk jadi masalah kala sesuatu yang buruk baru itu masalah.
bid'ah itu di bagi dua
1. bid'ah hasanah
2. bid'ah dholalah
 yang pertama bid'ah hasanah: adalah bid'ah yang di bolehkan selagi itu baik dan tidak mendatangkan madharat, bermanfaat untuk umat, dan kemajuan umat islam, umat islam tidak boleh tertinggal tentang kemajuan teknologi, kalau umat islam tertinggal dengan teknologi bagai mana umat islam ini akam maju
yang kedua bid'ah dholalah: yaitu bidah yang menyesatkan, dan tidak pantas diikuti, mungkin seperti, shoat tidak mengahadap qiblat, menganggap kiyai itu nabi, itu baru bid'ah dholalah.
mungkin itu saja penyampaian dari saya semoga bermanfaati aminn
Wa Allahu A'lam hanya Allah yang mengetahui kebenarannya,
semoga tulisan ini menjadi bentuk amal soleh buat saya, sekedar menginspirasi untuk umat islam.

salam kami
santri abangan.

Senin, 17 Oktober 2016

menciptakan generasi yang handal

Menciptakan Generasi Yang Handal
merupakan tugas kita untuk menciptakan generasi yang handal dalam kehidupan, kehidupan seperti pertarungan melawan realita, yang miskin ingin kaya yang kaya ingin semakin kaya. ini adalah merupakan suatu masalah bagi kita kedepan untuk generasi yang akan datang terytama untuk anak-anak kita yang kan menghadapi situasi zaman yang pelik, kita perlu mempersiapkan generasi yang handal dengan cara memberikan ilmu pengetahuan dasar untuk anak-anak kita,

anak-anak perlu dibekali yang namanya bahasa asing yang saat ini sangat marak yaitu bahasa inggris, untuk dapat bersaing di era yang serba modern kita harus membekali anak-anak kita berbahasa inggris namun tidak melupakan warisan budaya leluhur kita.

pentingnya anak-anak kita memahami bahasa luar agar mereka dapat bersaing dengan bangsa lain melalui bahasa anak-anak kita akan dapat mengikuti kemajuan zaman

Dengan cara APA?
hal yang terjadi saat ini adalah sulitnya anak-anak kita untuk belajar , mereka anak-anak lebih memilih bermain game atau play station, ini lah kondisi negara kita saat ini, kita selaku orang dewasa harus bertindak tegas kepada anak-anak kita, untuk tidak melakukan hal yang mendatangkan kerugian, mereka anak-anak tidak akan menyadari bahwa mereka sudah dibodohi oleh bangsa luar, mau tidak mau kita harus bertindak tegas sebelum kebodohan mel;anda putra putri kita tercinta, demi negara yang kita cintai ini, marilah mulai saat ini kita bersama-sama mewariskan ilmu pengetahuan kepada putra -putri kita .agar indonesia makmur sejatera dan sentosa. Aamiiin

Senin, 10 Oktober 2016

Menanamkan Jiwa Da'i kepada Anak.

Menanamkan Jiwa Da'i kepada Anak.

Generasi saat ini banyak sekali yang bersift negatif, merupakan tanggung jawab kita selaku orang dewasa untuk mengarahkan perubahan ke arah yang baik.
orang-orang yang tidak memahami agama atau awwam 
mereka memiliki mindset yang kurang baik.
mari kita tanamkan jiwa dai kepada anak kita.
melalui mengenalkan tokoh-tokoh muslim, tokoh penggerak islam tempo dulu, cerita merupakan solusi terbaik kepada anak namaun yang sangat penting adalah menggunakan bahasa anak agar apa yang kita ceritakan kepada anak dapat di cerna oleh alam pikiran anak-anak. 
contoh teladan dari diri kita
jika kita memliki harapan besar untuk perubahan kita selaku orang dewasa sangat penting memiliki keperibadian yang sholeh, sadar atau tidak kita di tuntut untuk lebih baik. terutama dalam hal iman atau ketauhidan kita akan berdampak menjadi cerminan anak-anak.
panjanglagi dan di ssambung